Mau ke Dieng? Cobain beberapa tempat wisata ini


Yaap kali ini saya akan memberikan beberapa alternatif wisata di daerah Wonosobo, khususnya dataran tinggi Dieng. Tepatnya bulan Mei 2015, seminggu sebelum mendaki gunung gede pangrango, saya dan teman-teman dari UI memutuskan untuk berkunjung ke Dieng dengan menyewa mobil elf dari depok. pertimbangan sewa elf karena untuk menghemat biaya (karena yang pergi 14 orang) lumayan kan bisa sharing cost, hehe disamping itu juga, dengan elf memudahkan kita ketika mau mondar-mandir seputaran kawasan dieng.



Estimasi awal perjalanan sekitar 12 jam dari depok, dengan keberangkatan jam 12 malam, daaaan ternyataaa eng ing eeeng kita hampir 18 jaaam baru sampai dieng. Karena jalan yang ternyata macet dan juga kebetulan weekend dan tanggal merah jugaa. Naah kita tiba jam 6 sore, dan langsung cari tempat makan, ternayataaa dingin banget coy di dieng, mirip-mirip di puncak bogor, tapi lebih dingin lagi. Setelah itu kita menuju tempat home stay ibu sukmawati (home stay Sahabat), naah ini salah satu home stay yang saya rekomendasikan, 1. Orangnya ramaaah banget, 2. Tempatnya enak dan murah, 3. Lokasinya dekat dengan patek banteng jalur pendakian gunung prau, 4. Ketika sudah pulang dan teryata barang kita ada yang ketinggalan di homestay nya, ga lama setelah itu kita di telpon, dan barangnya dikirim ke depok, mantaaap kaaaaaan J

home staynya

Setelah beres-beres hampir 2 jam di home stay, kita pun berangkat untuk mendaki gunung prau. Terlihat sangat padat pendakian pd hari ini. Setelah melakukan pendakian selama setengah jam dan tiba di pos 1, hujan tiba-tiba deras banget dan petirnya juga ga nyantai. Akhirnya kita pun berenti di pos 1, yaaaang hampir ga muat karena banyak pendaki yang juga neduh. Akhirnya setelah hampir 1 jam berteduh (di hatimu eh salah di pos 1, haha) akhirnya dari 14 orang, 5 orang yang berangkat meneruskan perjalanan (termasuk saya), untuk mendirikan tenda duluan dan balik lagi ke pos 1 untuk menjemput sisanya. Kita akhirnya sampai setelah 1 jam 30 menit, daaaaaan ternyata penuh banget di sana.

pos 1

Tenda pun sudah berdiri, namun kondisi hujan badai akhirnya kitapun tidak jadi turun untuk menjemput teman-teman di pos 1. Setelah semalaman hujan badai, pagi harinya ternyata kita tidak beruntung karena sunrise nya tertutup kabut tebal, huuft sedih sebenernyaa karena gunung prau terkenal dengan golden sunrisenyaaa, tapi mau gimana lagi, bawa asik aja. Hehe

Tepatnya jam 7 pagi, akhirnya 3 dari 5 orang yang sudah sampai duluan, akhirnya menjemput 9 orang teman kami sisanyaa. 9 orang tersebut akhirnya bermalam di pos 1, karena mayoritas perempuan, jadi tidak memungkin kan menerobos badai. Mereka akhirnya tiba di tenda sekitar pukul 9 pagi.






Ternyata di camp area sudah penuh banget sama pendaki



Dan inilah salah satu view dari gunung prau, difoto pas kabutnya lumayan hilang.







Walau mayoritas tertutup kabut, tapi bukit teletubbies di gunung prau tetap indah banget.
setelah puas tidur dan foto-foto, akhirnya jam 3 sore kamipun turun, dengan melalui jalur selain jalur patak banteng (lupa nama jalurnya) karena dikira jalurnya lebih landai dan santai daaan ternyataaaaa jauh jugaaa jalurnyaaa, melewati hutan dan jalan yang terjal dan licin karena kondisinya habis hujan. Akhirnya kita pun tiba sekitar jam 7 malam (lumayan jalan sekitar 5 jam).






Keesokan harinya, kita berniat menuju bukit sikunir, untuk melihat sunrise tapi apa daya kesiangan udah jam 6an, akhirnya menikmati sunrise dari pinggir jalan, lumayan keren jugaa viewnyaa, gunung selamet, sindoro, sumbing pun terlihat jelas dari pinggir jalan.





Setelah itu kita berangkat menuju danau telaga warna, niatan awal sih mau ke atas telaga warnanya karena bisa melihat view danau dari ataaaas. Tapi apa dayaaaa tempatnya sedang di tutup, apa karena kita yang kepagian atau kenapaa, akhirnya kita langsung ke danaunyaa, kurang beruntung banget yaaa tapi seruin aja, hehe

Dengan sedikit gerutu, hehe, akhirnya kita ke danau, daaaaaaan ternyata danaunyaaa indah banget coy (berenti gerutu, haha), area seputaran danaunya juga indah banget








Setelah itu kita berangkat menuju candi di seputaran dieng, candi arjuna, nah ini juga keren tempatnyaa, ada teletubiesnya jugaaa, haha tapi klo mau foto bayar. Candinya terlihat terawat banget dan yang paling saya suka, sepuataran area candi bersih banget, ga ada sampaaah. Keren klo tempatnya bersih.





Yaap abis dari sana kita akhirnya belanja oleh-oleh, rasanya ga afdol klo ke dieng ga beli carica dan minuman purwaceng, akhirnya saya beli carica untuk orang-orang rumah dan purwaceng karena penasaran jugaaaa, haha

Harga oleh-oleh di sini cukup terjangkau, makanannya juga murah-murah di sini, jadi cocok bagi yang mau backpackeran di sini. Sebenernya masih banyak tempat wisata di Dieng, tapi apadaya senin sudah masuk kantor lagi (maklum kuliah sambil nguli, haha), akhirnya minggu siangpun kami memutuskan untuk kembali ke depok, kota tercinta, asiiiik. Haha


Nah itu dia beberapa objek wisata yang telah kita datangi di Dieng, rasanya ga cukup sekali ke sini dan masih ada utang, karena ga dapet sunrise di gunung prau. Kayanya klo ada rezeki tahun besok bakal ke sini lagiiii, yuk bareng-bareng ke sini. hehe

1 komentar: